Berdiri dibawah Payung Hitam

Related Articles

10 tahun silam, 18 Januari 2007. Keluarga korban pelanggaran HAM yang tergabung dalam Jaringan Solidaritas Korban untuk Keadilan (JSKK) memulai aksi diam, Aksi Kamisan, setiap Kamis sore di depan Istana Negara, Jakarta. Mereka berdiri sambil memegang payung hitam, menuntut negara menyelesaikan kasus Pelanggaran HAM masa lalu.

10 tahun kemudian, mereka masih berdiri, masih dengan payung yang sama tapi kini telah mewabah ke berbagai penjuru kota besar untuk mempertanyakan berbagai kebijakan pemerintah yang semakin hari semakin banyak merugikan rakyat.

Peringatan Hari Jadi Aksi Kamisan yang ke 10 pun diadakan di 5 kota besar yaitu, Bandung, Jakarta, Surabaya, Malang, dan Yogyakarta. Dengan dikomandoi oleh Seniman Phantomime Wanggi Hoediyatno, peringatan Hari Jadi Aksi Kamisan dilaksanakan di depan Gedung Sate, Kota Bandung. Kamis (19/1/2017).

Diisi dengan aksi teatrikal, pembacaan puisi, akustikan, dan penyampaian aspirasi perindividu, acara ini diramaikan oleh beberapa komunitas seperti Kelompok Anak Rakyat, United Liberation Movement For West Papua, Save Ciharus, dan berbagai komunitas lainnya.

Fotografer : Elya Rhafsanzani

More on this topic

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Banner mock up street large blank billboard led lcd screen mockup sunny urban sidewalk vertical outdoor advertising template

Popular stories