Perajin Gitar Bandung Selatan

Bagi sebagian orang gitar merupakan salah satu alat musik  yang tidak bisa dilepaskan. Gitar mampu menemani seseorang dalam keadaan senang maupun gelisah. Hal tersebut dimanfaatkan oleh Hasanudin. Pria berkulit putih berperawakan tambun ini memulai karirnya perajin gitar sejak tahun 1983. Semula ia membuat perkakas berbahan dasar kayu seperti rak buku, ranjang, dan lemari. Kemudian pada tahun 1993 ia mulai bekerja di subuah produen gitar bermerek Alegro selama tiga tahun, dan kemudian ia berpindah ke produsen gitar lainnya.

Setelah memiliki pengalaman yang cukup dalam dunia produksi gitar, ia memutuskan untuk membuka usaha sendiri di bidang tersebut. Tepatnya pada tahun 2000, dengan memberi merek Fendin ia memulai usaha rumahannya yang beralamat di Kampung Sirnasari, Desa Arjasari, Kabupaten Bandung. Dari mulai service gitar hingga membuka showroom yang lokasinya tidak jauh dari workshop miliknya. Berkat kerja keras dan keuletannya, mampu mengantarkan  usahanya ini mendapat penghargaan FPPI pada tahun 2006 dan penghargaan lain dari INACRAFT pada tahun 2009. Selain mendapatkan penghargaan, ia juga mencoba peruntungan lain yaitu mencoba memecahkan rekor dengan membuat gitar raksasa pada tahun 2013. Tujuanya, ingin mengangkat produksi gitar rumahan khususnya di wilayah Bandung.

Fotografer : Kavin Faza/Magang

Redaktur : Kelvin



Tinggalkan komentar